Bahan baku dari Lodho ayam adalah menggunakan ayam kampung jantan. Kalau pake ayam kampung betina boleh gak kira-kira? nah itu dia…yang diajari ke aku pakenya ayam kampung jantan…hik..hik.hik…. Sebelum di panggang seperti biasalah dicuci dulu sampai bersih ayamnya…kalau di warung aku, ayamnya 1 ekor aku bagi 4 bagian.

Manggang ayam kampungnya menggunakan sabut kelapa…. kalau orang jawa biasa disebut sepet…Cara memanggangnya tidak memerluakan api besar cukup baranya dan asap dari sabut kelapa itu supaya hasilnya bagus dan aroma asapnya tercium segar…

Sebenernya gak perlu sampai bagaimana cara memanggangnya, menggunakan filling  saja…itu kata yang biasa bakar loh, yang biasa bakar namanya mak tri istri dari pak tri hehehhehe…. Yang penting sudah coklat tapi bukan gosong itu tandanya sudah layak untuk dimasak lanjutan.Yang paling tidak kuat dalam proses memanggang adalah asapnya. Seperti judul film “Bernafas dalam asap” hahahhahaha…….. Setalah diasap masuk tahap berikutnya yaitu dimasak menggunakan kuah santantan….

Gak usah kawatir, aku pasti ulas… Ok…ok…ok..

BUKAN SANTAPAN BIASA  

Saya coba untuk memperkenalkan warung makan lodho ayam…. Mungkin terasa garing kalau membaca tulisan aku ini karena belum merasakan masakan lodho ayam, pasti ketagihan…hehehe… Sebagai bocoran dikit Lodho Ayam sendiri kuliner khas dari Trenggalek dan Tulung Agung Jawa Timur, tapi aku coba buka di Sleman Yogyakarta, tapi darah aku turunan dari Trenggalek, jadi rasanya Lodho Ayam pasti sama…..jaminan deh….

Warung Lodho Ayam aku terletak di Sleman Utara tepatnya di Jalan Gito Gati no.100 Gondang Legi, Sariharjo, Ngalik, Sleman, Yogyakarta. Kalau anda dari Monumen Jogja Kembali terus ke Utara ketemu hotel Hyatt masih terus ke utara sampai ketemu lampu traffic light belok kiri (barat), kurang lebih 300 meter nanti warungnya ada di kiri jalan. Bisa telfon ke nomor 081804341861 nanti aku jemput deh….

Warung aku mulai jualan pada tahun 2006, alhamduillah sampai saat ini masih berkemabang terus diatas persaingan kuliner yang semakin menjamur. Warung makan aku juga modelnya serupa dengan model bangunan warung makan di asal derahnya lodho ayam yaitu Trenggalek, selain itu juga model warung makan aku juga sedikit menyerupai Joglo.

Yang merancang model warung aku adalah Bapak Ir.H.Hudan Karyoso,Dipl.HE putra asli Trenggalek yang sebennernya Papah aku sendiri, heheheheh…. Material warung aku hasil bumi sendiri kecuali bata, genteng, dan semen.

Warung aku juga sering dipake untuk rapat, arisan, dan pernah buat untuk pernikahan. Kapasitas bisa menampung 100 orang dan parkiran bisa menampung 10 mobil. pasti nyaman deh…..meskipun bukan restoran. Kalau makan di warung aku gak dibatasi mau berapa jam nongkrongnya. Biasanya yang nongkrong lama bisa ngantuk sendiri, karena angin spoi-sepoi dari sawah bikin ngantuk, malah pernah ada yang sampai ketiduran.

Warung aku buka sejak pagi jam 8 samapi malam jam 9. Kalau diluar jam kerja warung tetap dilayani dengan sepenuh hati. Gak perlu kawatir bila pas makan tiba waktu shalat, warung lodho ayam ada mushola juga. Kalau saat musim rambutan datang silahkan abil buah rambutan gratis, kalau saat matoa berbuah silahkan mabil juga gratis…..

Mungkin ini perkenalan dari aku tentang Warung Lodho Ayam…aku gak pinter menulis dan merangkai kata jadi pasti aneh bacanya….tapi gak apa-apa. Kalau mau tau lebih jauh tentang warung aku dan apa itu Lodho Ayam silahkan mampir aja. Pasti jauh lebih menarik dari pada tulisan aku ini…..jaminan deh.

BUKAN SANTAPAN BIASA

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.